Guna mempertegas langkah transformasi kurikulum, Program Magister Manajemen (MM) Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menyelenggarakan rapat evaluasi strategis pada Selasa, 7 April 2026. Bertempat di Ruang 75, pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan kurikulum yang lebih adaptif dan visioner. Fokus utamanya adalah menciptakan sinergi antara kepemimpinan digital dengan nilai-nilai Islami, guna memastikan lulusan memiliki daya saing global tanpa meninggalkan jati diri keislamannya.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pakar dari lingkungan Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor, di antaranya Dr. H. Abas Mansur Tamam, Lc., M.A. (Wakil Direktur I Bidang Akademik, Inovasi, dan Kemahasiswaan), Dr. Ir. Amir Tengku Ramly, M.Si. (Ketua Program Magister Manajemen), serta Dr. Bramastyo Bontas Prastowo, M.E. (Sekretaris Program). Turut hadir pula Prof. Dr. Hj. Indupurnahayu, M.M., Ak., C.A. selaku Kepala Pusat Studi Manajemen dan Akuntansi Bisnis, beserta jajaran dosen tetap Program Magister Manajemen. Kehadiran perwakilan alumni dalam rapat ini semakin memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi. Kolaborasi lintas generasi dan jabatan ini menegaskan komitmen kuat MM UIKA Bogor dalam mengawal pembaruan kurikulum agar senantiasa relevan dan responsif terhadap dinamika kebutuhan industri saat ini.

Dalam arahannya, Dr. Abas Mansur Tamam menekankan bahwa penguatan dimensi keislaman merupakan pilar utama sekaligus identitas yang membedakan MM UIKA Bogor dengan program lainnya. Beliau menegaskan bahwa reputasi Islami yang selama ini melekat harus diinternalisasi secara struktural ke dalam kurikulum. Dengan demikian, nilai-nilai keislaman tidak lagi sekadar menjadi citra luar, melainkan menjadi fondasi sistem pembelajaran yang nyata, terukur, serta berkelanjutan bagi seluruh mahasiswa.

Diskusi tersebut juga merumuskan strategi pengembangan kurikulum melalui pendekatan dua lapis yang komprehensif. Pertama, dengan menghadirkan mata kuliah penciri khusus, seperti Islamic Worldview for Business & Management serta Tafsir dan Hadis Tematik Manajemen. Kedua, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam secara mendalam ke dalam seluruh mata kuliah yang ada. Melalui skema ini, MM UIKA Bogor optimis dapat melahirkan lulusan yang unggul secara manajerial sekaligus memiliki kerangka berpikir islami yang kuat, serta mampu membedah persoalan manajemen modern dengan merujuk langsung pada sumber-sumber primer Islam.

Selain itu, pembahasan dalam rapat juga menyentuh arah pengembangan program studi melalui konsep Tree HR System. Dalam model ini, kurikulum diposisikan sebagai sistem inti atau batang utama (trunk) yang menopang seluruh ekosistem pendidikan agar tetap kokoh. Kurikulum tersebut dirancang dengan pendekatan berbasis luaran (outcome-based) yang sangat adaptif terhadap kebutuhan industri, serta terintegrasi secara harmonis dengan nilai-nilai, tata kelola, dan pengembangan sumber daya manusia. Tujuannya adalah untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.

Sebagai penutup, rapat evaluasi ini diproyeksikan melahirkan kesepakatan strategis yang akan segera diimplementasikan melalui penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penyelenggaraan workshop bagi tenaga pendidik, hingga tahap pengesahan formal kurikulum baru. Targetnya, kurikulum hasil transformasi ini sudah mulai diberlakukan pada tahun akademik mendatang. Langkah ini menjadi bagian krusial dari evolusi berkelanjutan Program Magister Manajemen UIKA Bogor untuk memperkuat posisinya sebagai program studi unggulan yang kompetitif dan diperhitungkan di kancah nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *